Skip to main content

Sabar dan Harap

Kemarin, saya baru saja bertemu dengan Ustadz Ahmad Arqom. Beliau adalah guru dan sekaligus sahabat saya yang sangat bersahaja, disamping beliau juga merupakan trainer di LMT Trustcho Surabaya. Ustadz Ahmad begitu biasanya kami memanggilnya juga merupakan salah seorang yang istimewa di hati saya karena beliau adalah ustadz yang berkenan menyampaikan khutbah nikah di pernikahan saya dulu di Masjid Muhammad Cheng Hoo.
Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan materi kajiannya dengan tema ”Sabar dan Harap”, yang saya ceritakan berikut ini.
Tiba-tiba kita mungkin mengalami problem semangat untuk maju, karena tiba-tiba kita kehilangan motivasi untuk bekerja dan berusaha. Ini biasa terjadi dalam perjalanan hidup, tidak hanya pada orang-orang biasa seperti kita, manusia-manusia luar biasa seperti para Nabi dan Rasul juga mengalami hal serupa.
Pada salah satu tahap kehidupan kita, memang beban persoalan kehidupan yang harus kita pikul tiba-tiba melebihi daya pikul kita. Ini terjadi karena kapasitas kepribadian kita secara spiritual-emosional dan intelektual, tidak kita upgrade sehingga memungkinkan untuk itu.
Disamping itu, watak dan kebiasaan manusia yang cenderung tidak menyadari kesalahan mendasarnya dalam bersikap, Ia lebih menyalahkan factor-faktor diluar dirinya daripada mengarahkan perhatiannya pada sudah menurunnya kualitas kepribadiannya.
Saya berusaha untuk selalu membiasakan, melihat dan menakar kapasitas kepribadian saya, jika tiba-tiba menghadapi beban persoalan hidup yang begitu banyak dan berat. Dan, kapasitas kepribadian itu paling tidak meliputi kapasitas keyakinan, kapasitas keluletan-kesabaran dan kapasitas harapan.
Kapasitas Keyakinan
Dalam kehidupan kita, keyakinan pada kemutlakan kekuasaan-Nya, memiliki fungsi untuk :
  • Memberi kejelasan pandangan, yang tidak kepada mata lahir kita tetapi kepada mata batin kita, sehingga kita memilih untuk tetap mencoba dan berusaha.
  • Memberi kekuatan kepada kita untuk terus bekerja, berusaha dan berjuang walaupun segalanya dianggap tidak mungkin.
Kapasitas Kesabaran-Keuletan
Harus disadari bahwa keyakinan saja tidaklah cukup, sebab masalah-masalah dalam hidup kita itu mendera dalam rentang waktu yang tidak singkat. Instrumen kepribadian lain yang dibutuhkan kemudian adalah : kesabaran-keuletan-kegigihan-kepercayaan diri dan optimisme.
Kalau keyakinan itu memberi manfaat kepada kita untuk memilih tetap dan terus berusaha, maka kesabaran-keuletan-kegigihan-kepercayaan diri dan optimisme memberi kita daya tahan untuk terus melakukan itu.
Kapasitas Harapan
Keyakinan membuat kita mengetahui dan menyadari kemutlakan kekuasaan-Nya atas apapun di alam semesta ini termasuk didalamnya adalah sebab-sebab. Ia juga memberi rasa percaya diri kepada kita untuk menaati perintah-Nya karena kepastian janji-Nya.
Adapun kesabaran-keuletan-kegigihan-kepercayaan diri dan optimisme memberi kita usia berjuang yang lebih lama untuk terus mencoba.
Nah, adapun harapan akan memberi kita sebanyak seribu alasan untuk tetap terus berjuang.

Catatan Penting :
Ucapan terima kasih kepada para mitra annida islamic kids wear di seluruh indonesia, semoga kebersamaan kita ini akan memberikan manfaat yang besar dan mendatangkan barokah dan ridho dari Allah SWT. Amiin. Teriring salam kepada Ibu Endah (Lmg), Ibu Dienastaty dan Ibu Pipit (Sby), Ibu Atik Kuswadi (Jayapura), Pak Adi Prayitno-Ar Rahman Distro (Jaktim), Ibu Aditya Maharani (Sangatta), Ibu Fauza (Medan), Ibu Ulfa (Bogor), Bapak Siswaya (Bekasi), Ibu Imelda (Padang) dan seterusnya.......
Selamat & Barokallah atas terselengaranya kegiatan BeSmart oleh Uswah Student Center di Auditorium Indosat, ahad 19 agustus 2007, trimakasih atas kehadiran bapak Dr.Ir. Daniel M. Rosyid (ketua dewan pendidikan prop. jatim), bapak Ahmad Afandi (wakil walikota sby), bapak dari diknas kota sby, mas marendra darwis (penulis & penggiat pelajar berprestasi) dan mas salim a. fillah (penulis muda) juga kepada Indosat selaku sponsor utama dan seluruh pihak yang berperan. Semoga mampu menghadirkan wajah pelajar indonesia yang punya prestasi internasional dan berakhaqul karimah. amiin....

Comments

Anonymous said…
Keep up the good work.

Popular posts from this blog

Teman Sejati

Selama ini ku mencari cari teman yang sejati buat menenami perjuangan suci Bersyukur kini padamu Illahi, teman yang dicari selama ini telah kutemui Dengannya disisi, perjuangan ini senang diharungi, bertambah murni kasih Illahi Kepadamu Allah kupanjatkan do’a, agar berkekalan kasih sayang kita Kepadamu teman kupohon soskongan, pengorbanan dan pengertian Tlah kuungkapkan segala-galanya, itulah tandanya kejujuran kita (Syair Nasyid “Teman Sejati”-Brothers) Saya sangat ingat betul dengan lirik lagu ini, karena pada saat booming album “brothers” ini, kami bersepeluh orang dari FSLDK melakukan perjalanan Jakarta-Padang PP. Dan sepanjang perjalanan itu yang berkumandang di mobil hanya kaset milik Mas Brothers ini. Dan hitsnya adalah ”Teman Sejati” ini. Teman dan sahabat sangat dibutuhkan manusia. Senyum saja andaikata tidak dengan temannya, bisa disangka yang tidak-tidak bahkan barangkali ada yang nyelethuk ”gila kali”. Dengan teman dan sahabat, tidak hanya senyum yang dapat kita l...

Sharing Dengan Mahasiswa

Pekan ini, ada dua kampus yang harus saya kunjungi untuk memenuhi undangan organisasi kemahasiswaan dalam rangka pelatihan mahasiswa. Yang pertama adalah Sabtu kemarin saya bertandang ke almamater Kampus ITS , untuk memberikan sharing di acara PSI 2 (Program Studi Islam 2) yaitu pelatihan yang diperuntukkan bagi calon middle manager di JMMI (Jama’ah Masjid Manarul ‘Ilmi) ITS Surabaya. Ada pemandangan yang berbeda ketika saya mulai memasuki area kampus ITS terutama disekitar rektorat dan perpustakaan (tempat acara PSI 2 berlangsung). Tidak biasanya hari libur, mahasiswa mau bersusah payah ke kampus, tapi siang itu terlihat kelompok-kelompok mahasiswa dengan ditemani notebook-nya masing-masing. Ya wajar saja, ITS sudah menyediakan hotspot di beberapa titik di area kampus, sehingga mahasiswa begitu keranjingan untuk datang ke kampus menikmati fasilitas internet tadi. Kembali ke PSI 2, saya diminta menyampaikan materi dengan tema Manajemen Organisasi & Optimalisasi Peran Ma...

[ #IsomanStory ] Bismillah, Akhirnya Alumni Covid-19

Akhirnya Covid-19 mampir ke tubuh saya selama 23 hari. Dan alhamdulillah di hari ke-23 bertepatan dengan Idul Adha, Selasa 20 Juli 2021, SWAB PCR sudah menunjukkan hasil NEGATIF.  Alhamdulillah, syukur kepada Allah SWT yang masih berkenenan memberikan kesempatan kedua kepada saya. Koq lama 23 hari? Di hari ke-15 sebenarnya SWAB dan hasilnya masih positif dengan CT 24. Makanya dianjurkan isoman lagi dan test berikutnya sekalian bareng tuntasnya isoman istri yang terpapar juga. Gejala awalnya, tanggal 28 dan 29 juni 2021, badan demam, pusing, lemas dan maunya tidur terus. Tanggal 29 swab anti gen mandiri dan hasilnya positif covid-19. Kemudian dikonfirmasi tanggal 30 juni 2021 dengan Test SWAB PCR dan takdirnya hasilnya POSITIF juga. Gejala berikutnya, seperti flu, berdahak, berkurangnya indra penciuman, nafas terasa pendek, cenderung lemas dan yang paling tidak saya suka yaitu ndak mau makan. Sudah dicoba berbagai menu paling pol hanya 4 sendok saja, kalau diteruskan bis...