Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Catatan Bisnis

Rahasia Sukses Bisnis Toko Online Dari Rumah

Kalau saat ini kita menjelajah dunia internet pasti banyak menemui toko online dengan berbagai produknya. Pun sama, di internet kita bisa semakin mudah menemukan produk yang kita cari bahkan kita bisa membandingkan kualitas masing-masing produk dan tentu juga perbandingan harganya.  Sungguh sangat menarik memang, dengan hanya satu klik di Google.com misalnya dengan mengetikkan satu kalimat produk yang kita cari, akan bermunculan toko online dengan berbagai ragamnya yang memberikan penawaran baik yang menarik maupun yang cuma asal-asalan.

Saatnya Menjadi Entrepreneur, Sudah Kaya Masuk Surga

Mungkin banyak diantara kita yang takut menjadi kaya. Dengan alasan tidak mau serakah, takut berbuat maksiat kalau kaya, atau merasa cukup. Biasanya mereka merasa sudah ‘cukup’ dengan gaji Rp 5 Juta atau Rp 10 Juta perbulan.  Sungguh secara vertikal (hubungan dengan Allah) orang seperti ini dapat kita katakan sebagai hamba yang bersyukur, karena sudah merasa ‘cukup’ dengan yang Allah berikan. Uang Rp 5 atau 10 Juta mungkin cukup untuk makan kita dan keluarga, pendidikan anak, cicilan rumah, mobil, zakat/infaq dan sedikit tabungan. Ya, cukup memang jika kita hanya memikirkan diri dan keluarga kita saja.

Memulai Bisnis Hanya Butuh KEBERANIAN ?

Orang banyak berkata “Saya tidak bisa berbisnis”, padahal belum ada yang kita lakukan untuk memulainya. “Saya bukan turunan pengusaha”, “Saya tidak berbakat”, “Saya tidak punya uang”, “Saya tidak punya keahlian”, “Saya tidak bisa jualan”. “Saya sudah tua”. Padahal mencoba saja kita belum, tetapi vonis sudah kita jatuhkan. Begitulah kita hingga akhirnya. Sesuai vonis kita. Kita hanya akan berubah, jika vonis kita cabut dan mulai mencoba. Faktanya banyak pengusaha sukses yang mereka bukan anak pengusaha, tidak punya modal sama sekali, tidak mengenyam pendidikan tinggi, bahkan ada yang memulai bisnis dan sukses di masa pensiun. Berani Bermimpi Apakah anda percaya adanya surga? Tentu. Apa jadinya jika anda tidak percaya ada surga? Kita tidak bisa masuk surga tentunya. Begitu pun dengan bisnis. Apakah anda percaya anda bisa kaya? Jika anda percaya, satu kunci sudah anda raih untuk kaya, yakni keyakinan. Apakah mungkin sesuatu yang anda tidak yakini akan anda dapatkan?

Prospek Bisnis Tahun 2010

Beberapa hari yang lalu ada sahabat saya yang bertanya tentang prospek bisnis di tahun 2010. Saya tidak tahu kenapa dia bertanya kepada saya, yang jelas dia beranggapan kalau saya ini adalah seorang pebisnis (entreprteneur). Wah, jadinya saya tersanjung mendengarnya, ini sekaligus saya anggap juga sebagai do’a dari sahabat saya, ”semoga saya adalah salah satu yang bisa menjadi Abdurrahman Bin Auf di abad modern ini”. Tahun ini merupakan tahun yang berat bagi negara kita setelah diberlakukannya kesepakatan perdagangan bebas antara China & ASEAN. Tahun ini bisa jadi barang-barang China akan beredar di negara kita sementara kita selama ini tidak melakukan persiapan apapun sejak ditandatangani kesepakatan ini 2002 silam. Aneh memang negara kita ini namun demikin kita tidak boleh larut karenanya. Kita harus selalu tetap bersyukur atas karunia Allah yang dilimpahkan atas negeri kita yang kaya raya ini dengan meminjam istilah yang dipopulerkan KH. Zainuddin M.Z, negara kita dis...

Memanfaatkan “TREND” Dalam Dunia Bisnis

Memanfaatkan “TREND” Dalam Dunia Bisnis Waktu jalan ke ITC Mega Grosir Surabaya, ada pemandangan yang cukup menarik. Ada salah satu outlet busana muslim yang memajang 3 mukena dengan brand yang sebenarnya sama tapi agak berlainan, yaitu : mukena manohara, mukena ibunya manohara dan mukena tetangganya manohara. Pertanyaannya, siapa yang mengawali munculnya ide seperti ini ? Lalu, siapa saja yang kemudian ikut dalam arus bisnis dengan memanfaatkan ikon manohara ? Ternyata, respon customer terhadap produk yang berlabel “manohara” ini juga terbilang cukup besar, ini bisa dilihat dari banyaknya produk ini yang terjual. Coba tanya saja kepada pedagang yang panen keuntungan dari berjualan produk berlabel manohara ini. Bisnis dengan memanfaatkan “TREND” yang terjadi dimasyarakat sungguh sangatlah menarik dan tentu saja menguntungkan. Kalau kita mau mengamati lagi, coba tengok bisnis di perempatan jalan. Kita pasti dapati dalam suatu periode tertentu yang dijual itu sama saja jenis produ...

Marketing Tender

Saya mendengar istilah ini dari seseorang yang sudah lama berkecimpung dalam dunia marketing. Ialah Pak Mahfudi yang memopulerkan istilah ini “MARKETING TENDER” pada pertemuan JATIM BUSINESS FORUM beberapa waktu yang lalu. Meskipun saya sudah pernah melakoninya, tapi belum terfikir dengan istilah yang satu ini. Beliau saat ini adalah supplier sekaligus distributor alat-alat kesehatan dan pertanian. Beliau aktif memasarkan produknya dengan metode “MARKETING TENDER” ke berbagai instansi pemerintahan, seperti rumah sakit, dinas pertanian, laboratorium, dunia pendidikan dll. Pak Mahfudi pernah mengawali usahanya dengan menjadi sales produk kesehatan juga pernah memiliki bisnis pertanian dan menjadi kontraktor dengan membangun sebuah rumah sakit di daerahnya. Dan yang paling mutakhir adalah yang dialokininya saat ini yaitu pemasaran dengan metode “marketing tender”. Setelah mengalami pergulatan dengan dunia pemasaran yang begitu rupa, beliau berpendapat bahwa metode “marketing ten...

Welcome The Rise Of Marketing 3.0

Beberapa saat yang lalu, tim Annida Islamic Kids Wear berkesempatan untuk hadir dalam seminar marketing yang diselenggarakan Rotary Club dengan tajuk “Marketing 3.0, Values-Driven Marketing” . Tidak tanggung-tanggung, seminar ini menghadirkan pakar & praktisi marketing yang tidak asing lagi dikalangan entrepreneur, yaitu Hermawan Kartajaya dan Tanadi Santoso . Pada tulisan ini, saya akan coba menyampaikan penuturan dari sang begawan marketing, Hermawan Kartajaya yang mengulas konsep marketing 3.0. Penjelasannya diawali dengan menunjukkan satu persatu focus dari versi marketing yang selama ini pernah ada. Marketing 1.0 (baca : one point “o”) , adalah marketing yang berfokus pada produk atau dengan istilah lain disebut “Product-Centric Era”. Dimana kegiatan marketing diarahkan sesuai dengan kemauan produsen. Disini, konsumen sedikit diabaikan dan yang penting adalah bagaimana produsen membuat produk yang bagus dan laku dipasaran. “any customer can have a car painted a...

Peluang Bisnis Recehan

Membaca postingan Pak Roni , “Jangan Remehkan Bisnis Recehan” saya jadi teringat SMS yang disampaikan salah satu mentor saya yang punya bisnis SPBU itu, beberapa hari yang lalu, kira-kira bunyinya seperti ini : “peluang bisnis jual elpiji refill 3 kg tabung hijau (bersubsidi) bukan tabung biru. untuk wilayah surabaya, sidoarjo, gresik, lamongan. modal ringan…..” Memang kalau dilihat, keuntungan per-tabung untuk agen sekitar Rp. 1.000,- saja. Memang sedikit untuk ukuran orang yang sudah terbiasa dengan keuntungan puluhan ribu seperti bisnis garmen, keuntungan ratusan ribu atau bahkan jutaan seperti kontraktor yang saya geluti he..he.. (meskipun jarang proyeknya) Tapi ingatkah saudara, bahwa ini adalah kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda lagi. Seperti kalau kita tanya ke pedagang voucher pulsa, yang sering laku adalah voucher dengan harga Rp. 5.000,- atau Rp. 10.000,-. Nah inikan kebutuhan sehari-hari, estimasi kalau dipakai rutin paling seminggu sudah habis. Jadi untuk ...

Discovery Driven Planning (DDP)

Kebanyakan orang itu memiliki formula dalam mengelola keuangannya adalah : penghasilan - pengeluaran = saving . Padahal seharusnya paling tidak formulanya adalah seperti ini : penghasilan - saving = pengeluaran . Kalau dilihat dua formula tersebut memang ada perbedaan terutama dalam “paradigma” pengelolaan keuangan yang cerdas. Nah, bagaimana dengan anda...? Sesuai dengan postingan sebelumnya , kita harus memiliki cita-cita kemudian baru kita buat strategi dan yang terpenting adalah perkiraan keuangan yang kita butuhkan untuk memenuhi seluruh cita-cita yang kita rumuskan tadi. Dari sumber mana saja keuangan itu kita dapatkan dan akhirnya usaha apa yang bisa memenuhinya. Pak Subchan mencontohkan tentang rencana pendidikan bagi keempat anaknya dari mulai lahir sampai dengan minimal sarjana. Beliau menginginkan semua anaknya mendapatkan pendidikan yang baik dan bisa mengenyam kuliah di luar negeri. Saat ini anak-anaknya masih sekolah di SD Al Hikmah Surabaya . Berikutnya beliau ...

Mempermudah Bisnis Anda

Bisnis tidak pernah mudah untuk dijalani. Selalu ada kesulitan, hambatan ataupun masalah yang mengganggu perkembangannya. Namun jangan kekurangan akal. Michael Hummer mencoba memberikan beberapa poin yang bisa mendorong perusahaan Anda menjadi sukses. Pertama , dia bilang bahwa buatlah perusahaan Anda supaya mudah untuk diajak berbisnis. Buatlah perusahaan Anda agar simple dan gampang diajak transaksi. Seperti halnya McDonald , orang hanya datang, antri sebentar kemudian membayar dan selesai sudah transaksinya. Jangan membuat perusahaan Anda susah. Seperti halnya orang mencari Anda susah, menemukan harga produk Anda juga sama susahnya. Itu hanya akan membuat perusahaan Anda tidak pernah bisa berkembang. Kedua , tambahilah nilai-nilai pelanggan Anda. More added value to your customer . Kalau konsumen Anda hanya menginginkan barang, maka kirimkanlah barang itu dengan bungkus yang menarik. Kalau dia menginginkan tiket yang sederhana, maka kirimkan tiket itu dengan pelayana...