Setelah mendapat kesempatan ziarah ke Lembah Badar, Allah beri hadiah untuk bisa bersimpuh di karpet hijau, Raudhah. Pandangan menerawang lagi di tanah dimana Rasulullah SAW berdo'a sesaat sebelum Perang Badar dimulai. Do'a yang sangat menyentuh dimana saat itu Rasulullah SAW bercucuran air mata, sampai surbannya terjatuh. Ibnu Katsir rahimahullah menggambarkan keadaan Nabi SAW pada malam Perang Badar. “Pada waktu malam Perang Badar , Rasulullah SAW melakukan shalat di dekat sebatang pohon. Dalam sujudnya beliau memperbanyak dzikir, ‘Ya Hayyuu, Ya Qayum.’ Beliau mengulang-ngulangi ucapan itu, dan menekuni shalat tahajud sambil menangis dan berdo'a terus menerus sampai pagi. "Ya Allah, penuhilah janji-Mu kepadaku. Ya Allah, berikanlah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau membinasakan pasukan Islam ini, maka tidak ada yang akan beribadah kepada-Mu di muka bumi ini". (HR. Muslim No. 1763) Dalam riwayat lain disebutkan, "Ya A...
My Dream | My Life | My Experience