Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kajian Islam

Sudahkah Bicara Sama Allah?

Ingatan saya kembali pada sekian tahun lalu. Saat dimana masalah seolah "menghiburku" tapi tak kunjung lucu. Dunia seperti menjepit dari berbagai arah dan di saat yang sama tidak tahu lagi apa yang harus diperbuat. Pernahkah Anda mengalaminya? Jika pernah, berarti kita senasib tapi belum tentu sepenanggungan. Rasanya belum pernah menghadapi situasi serumit itu. Sekarang, hampir setiap orang mengalami situasi "sulit" meski kadarnya bisa jadi berbeda. Lalu, apa yang mesti kita lakukan?  Yang jelas kalau kita dalam kondisi seperti itu, perlu "berbicara" kepada Allah sesegera mungkin. Yup, Al Qur'an surat Al Insyirah sudah mengingatkan kita tentang janji Allah, "Bersama kesulitan ada kemudahan". Dan ingat, ayat ini diulang dua kali. Artinya apa, Allah selalu menyediakan dua pintu solusi untuk masalah kita, apapun. Hmm, jadi apakah mungkin seorang manusia dapat bercakap-cakap dengan Allah SWT. Trus bagaimana jika kita ingin...

Renungan Ramadhan, Bagaimana Ujung KEMATIAN Kita?

Muadz bin Jabal radhiallahu ‘anhu, seorang sahabat yang mulia. Manakala maut datang menjemput, beliau menyeru Allah Ta’ala, “Ya Rabbi, dulu aku takut kepada-Mu. Namun pada hari ini aku BERHARAP kepada-Mu. Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa aku tidak mencintai dunia karena mengalirnya sungai-sungai, tidak pula karena ingin menanam pohon-pohon. Akan tetapi aku hanya ingin merasakan hausnya karena BERPUASA di panas yang terik, mengisi saat demi saat dengan bergaul bersama ORANG-ORANG SHALIH, dan menghadiri HALAQAH-HALAQAH ILMU.”  Itulah artinya dunia bagi para sahabat nabi, itulah kesenangan dan ambisi hidup mereka di dunia. Rasa senang dan gembira mereka ada pada rasa haus di panas yang terik karena beribadah kepada Allah dengan berpuasa, bergaul dengan orang shalih dan mendengarkan kalam ilahi di halaqah ilmu. Lalu, UJUNG KEMATIAN yang bagaimanakah yang kita harapkan. Dunia hanyalah SEMENTARA seperti satu lintasan saja. Dan janji Allah, akhirat adalah KEKAL a...

Agar Nilai Tarbawi Jum'atan Tetap Tegak Di Masa Pandemi Corona - Covid 19 Ini

Hari ini memasuki Jum'at ketiga ditutupnya Masjid-Masjid di seluruh Arab Saudi, termasuk Madinah. Seperti pekan lalu, pekan ini kami tak bisa ke Masjid untuk Sholat Jum'at lagi. Sedih memang. Tapi semoga ini adalah keputusan terbaik untuk keselamatan dan kemaslahatan bersama. Padahal Jum'at bagi seorang Muslim bukan sekedar Farîdhah Usbû'iyah (kewajiban pekanan), Sayyidul Ayyâm (hari terbaik) dan Mukaffirah Adz-Dzunûb (penghapus dosa), tetapi Jum'at juga merupakan Mahatthatul Hayâh (terminal kehidupan). Sebagai momentum menyiapkan bekal spiritual guna mengarungi kehidupan tujuh hari yang akan datang. Agar fungsi tarbawi (kependidikan) dari Jum'at tersebut tidak ikut ter-lockdown, sebenarnya ada beberapa amalan istimewa di hari Jum'at yang tetap bisa kita lakukan di rumah kita masing-masing, tujuh diantaranya: Pertama, Tetap Memperbanyak Sholawat Dari Anas bin Malik, Rasulullah ï·º pernah bersabda : Ø£َÙƒْØ«ِرُوا الصَّلاَØ©َ عَÙ„َÙ‰َّ ÙŠَÙˆْÙ…َ الْجُÙ…ُعَØ©ِ Ùˆ...

Air Mata Rasulullah SAW, Catatan Do'a Rasulullah SAW Pada Perang Badar

Setelah mendapat kesempatan ziarah ke Lembah Badar, Allah beri hadiah untuk bisa bersimpuh di karpet hijau, Raudhah. Pandangan menerawang lagi di tanah dimana Rasulullah SAW berdo'a sesaat sebelum Perang Badar dimulai. Do'a yang sangat menyentuh dimana saat itu Rasulullah SAW bercucuran air mata, sampai surbannya terjatuh. Ibnu Katsir rahimahullah menggambarkan keadaan Nabi SAW pada malam Perang Badar. “Pada waktu malam Perang Badar , Rasulullah SAW melakukan shalat di dekat sebatang pohon. Dalam sujudnya beliau memperbanyak dzikir, ‘Ya Hayyuu, Ya Qayum.’ Beliau mengulang-ngulangi ucapan itu, dan menekuni shalat tahajud sambil menangis dan berdo'a terus menerus sampai pagi. "Ya Allah, penuhilah janji-Mu kepadaku. Ya Allah, berikanlah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau membinasakan pasukan Islam ini, maka tidak ada yang akan beribadah kepada-Mu di muka bumi ini". (HR. Muslim No. 1763) Dalam riwayat lain disebutkan, "Ya A...

Membangun Generasi Impian Nabawiyah

Zaman terus menyambut pergiliran generasi terbaik dari ummat ini dengan caranya sendiri yang siap menorehkan prestasi ummat di usia keemasaanya. Diantara generasi yang muncul di setiap zaman selalu memiliki karakteristik yang sama yaitu menjunjung tinggi Qur’an dan sunnah. Generasi yang muncul dengan prestasi gemilang tersebut tidaklah muncul secara tiba-tiba melainkan kemunculannya dipersiapkan jauh hari bahkan sebelum kelahirannya di muka bumi. Inilah beberapa contoh generasi impian nabawiyah tersebut : Usamah bin Zaid 18 tahun, Memimpin pasukan yang anggotanya adalah para pembesar sahabat seperti Abu Bakar dan Umar dan Khalid bin Walid untuk menghadapi pasukan terbesar dan terkuat di masa itu.

Muhammad SAW, Sekilas Perjalanan Sebagai Pedagang Yang Disegani di Jazirah Arab

Suatu kali saya bertemu dengan teman yang menceritakan bahwa beberapa tahun yang lalu dia pernah ikut Training & Workshop di Thailand tentang 7 Habits of Highly Effective People yang di asuh sendiri oleh Stephen R. Covey sendiri. Saat itu Stephen R. Covey mengatakan kepadanya,  “Kalian itu muslim punya panutan yang paripurna yaitu Muhammad SAW yang memiliki dua keunggulan sekaligus yaitu Kompetensi & Kredibilitas. Bahkan kompetensi yang dimilikinya lebih dari satu, dia sukses sebagai sebagai pedagang dan juga sukses sebagai seorang pemimpin. Saya saja banyak belajar mengenai Muhammad dan Islam ini.”

Kumpulan Do’a-Do’a Mustajab Dalam Al Qur’anul Yang Patut Diamalkan

Ada banyak do ’ a-do ’ a yang ada di dalam al-Qur'an .  Sebagian adalah do ’ a yang diucapkan oleh para Nabi dan orang-orang sal i h, sebagiannya lagi adalah do ’ a yang memang sengaja diajarkan Allah kepada manusia. Di bawah ini saya himpunkan sebagian dari do ’ a-do ’ a yang terdapat di dalam al-Qur'an tersebut.  Do ’ a-do ’ a ini dapat kita gunakan saat meminta kepada Allah baik di dalam shalat maupun di luar shala t dan juga sebagai zikir sehari-hari kita. Juga tidak tertutup kemungkinan bahwa kita terinspirasi untuk merangkai kalimat do ’ a -do’a kita sendiri setelah membaca contoh-contoh do ’ a yang ada di dalam al-Qur'an. Dengan catatan, do’a yang kita panjatkan mengikuti syarat-syarat melafadhkan do’a agar do’a tersebut bernilai ibadah dan terkabul insyaallah.

5 Cara Mempertahankan Cinta Agar Tetap Harmonis

Kebahagiaan adalah sesuatu yang diinginkan oleh banyak orang baik dalam hubungan keluarga maupun hubungan antar manusia lainnya. Salah satu unsur kebahagiaan adalah keharmonisan dalam hubungan dimana komunikasi masing-masing bisa berjalan baik dan kalau perlu tanpa konflik. Agar keharmonisan ini tercapai maka mesti ada cinta yang membingkai hubungan antar manusia. Kalau suami istri tidak saling mencinta apalah artinya sebuah keluarga, kalau diantara manusia tidak tumbuh rasa cinta apalah arti sebuah persahabatan.  Agar cinta ini menjadi kuat dan bertahan lama , maka berikut ini saya uraikan tips praktis bagaimana mempertahankan cinta agar tetap abadi sehingga tercipta keharmonisan dalam suatu hubungan .

Bagaimana Cara Mendatangkan Rezeki Yang Berkelimpahan

Setiap orang pasti menginginkan rezeki yang berlimpah agar bisa memberikan penghidupan yang layak bagi dirinya dan keluarganya. Ada orang yang kelihatannya mudah dalam mendapatkan rezeki bahkan rezekilah yang selalu datang menghampirinya setiap saat. Tapi ada juga orang yang selalu kesulitan dalam memperoleh rezeki meskipun usaha yang dilakukan juga tidak kalah kerasnya. Kalau Anda mengalami masalah yang kedua tadi, maka lanjutkanlah membaca artikel ini sampai selesai karena saya akan mengungkap rahasia bagaimana mengundang rezeki agar rutin menyapa kita setiap saat. Kuncinya sederhana, kalau kita menginginkan rezeki datang kepada kita maka kita harus bisa dekat dengan Sang Maha Penggenggam Rezeki yaitu Allah SWT.

Ali Bin Abi Thalib, Miskin Tapi Tetap Dermawan

Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak (QS. Al Hadid/57 : 11) Keluarga Ali Bin Abi Thalib ini merupakan keluarga luar biasa yang perlu diteladani. Diantara empat Khulafaur Rasyidin memang Ali Bin Abi Thalib ini masuk dalam kategori khalifah yang paling miskin dari segi harta. Tapi jangan ditanya soal sikap dermawanya, banyak shirah yang mengisahkan soal yang satu ini. Meski miskin tetap tidak mengurangi sikap dermawannya, ini yang luar biasa. Jadi, kalau dalam bahasa motivasi, Ali Bin Abi Thalib ini memiliki “mental kaya”.

Raih Kebahagiaan Dengan Rumah Ideal Inspirasi Rasulullah SAW

Setiap orang kalau ditanya pasti menginginkan kebahagiaan dalam kehidupannya tentunya bergantung pada kadar dan persepsi bahagianya masing-masing. Masalahnya sebagian besar orang hanya ingin bahagia tetapi tindakannya belum menunjukkan ikhtiar menuju keinginannya tadi. Berati memang sangat sedikit orang yang ingin bahagia dan sukses sementara dia menjadikan bahagia dan sukses itu sebagai kebutuhan sebagaimana butuhnya makan 3 hari sekali misalnya. Kalau saya dulu pernah mengikuti training motivasi banyak sekali versi sukses dan bahagia yang digambarkan dengan parameter-parameternya. Sukses itu yah punya rumah mewah ada kolam renangnya, punya mobil eropa keluaran terbaru, punya penghasilan milyaran, bisa jalan-jalan keluar negeri, dll. Nah, pada kesempatan ini perlu menengok kembali bagaimana panutan Rasulullah SAW bicara tentang kebahagiaan. "Empat faktor kebahagiaan : Wanita (isteri) shalihah, rumah yang lapang, tetangga yang shaleh dan kendaraan yang nyaman." (H...

Tawakal, Parameter Utama Keimanan

Saat kita berada dalam kondisi yang terjepit, misalnya saja perahu yang kita tumpangi hampir saja tenggelam, maka saat itulah kita merasa begitu dekat kepada Allah SWT. Do’a yang kita panjatkan seolah begitu khusyu’ dan kita menganggap saat itu dekat sekali dengan Allah SWT dengan kepasrahan yang luar biasa kepada-Nya. Inilah mungkin yang dikatakan tawakal itu, dimana kita memiliki kepasrahan yang tinggi kepada Allah seolah-olah dekat sekali dengan-Nya. Dan sebagai orang yang awam dalam hal ini, kita mungkin perlu dipaksa dulu dalam kondisi terjepit supaya kita bisa tawakal sepenuhnya kepada Allah. Berbeda halnya dengan Rasul, para sahabat dan para salafus shalih terdahulu yang bisa menerapkan tawakal ini dalam kondisi apapun yang dialami. Misalnya saja ada salafus shalih yang mencari jarum saja, minta tolong kepada Allah untuk menemukannya.

Hamba Yang MeRindukan Surga

Harapan adalah bahan bakar agar kita tetap bergairah menjalani hidup. Termasuk harapan berjumpa dengan-Nya nanti, nanti di surga insyaallah #RinduSurga Utk meraih surga yg diperlukan adalah amal ibadah yg sempurna, mendapat ampunan dr Allah SWT dan mendapat rahmat Allah SWT ‪#RinduSurga Utk mendptkan ampunan Allah SWT, Rasulullah SAW melakukan istighfar 100 kali setiap harinya. Nah kita hrs lebih banyak dr itu ‪ #RinduSurga Amal ibadah sempurna bisa dicapai dengan 2 syarat : mengikuti tuntunan Rasul (ittiba' Rasul) & melakukanya dg ikhlash  ‪#RinduSurga Rahmat Allah terjamin diberikan jika kita taat kepada-Nya dan bertaqwa. Dan dilakukanya secara bersama (tdk sendirian) ‪#RinduSurga ImamSyafii : Jika AlQuran tdk turun kecuali surat AlAshr maka sdh cukup, krn surat ini berisi cara agar kt terhindar dr neraka ‪#RinduSurga

Amaliyah Di Bulan Ramadhan

Bulan yang disebut didalam Al Qur’an adalah bulan Ramadhan, sehingga dia memiliki kekhususan. Ini karena aktifitas didalamnya yang penuh dengan keberkahan, diantaranya sebagai bulan yang diturunkan Al Qur’an dan banyak lagi keistimewaan lainnya. Tentu agar amaliyah Ramadhan ini dapat maksimal maka perlu bagi kita untuk mengenal Ramadhan dan aktifitasnya. Syiyam (Puasa) Makna syiyam adalah menahan (imsak), inilah inti dari puasa. Sehingga bagi mereka yang berpuasa dengan cara yang benar memiliki pengendalian diri yang kuat. Orang yang berpuasa, menahan diri dari apa yang membatalkan puasa. Seperti makan dan minum dari terbit fajar sampai tenggelam matahri dengan disertai niat. Agar puasa ini mencapai hasil yang maksimal tentu semua juga berdasarkan sunnah Rasulullah SAW, artinya niat disertai dengan cara yang benar. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan : Memahami fiqih syiyam ; Perlu dalam setiap ibadah memahami fiqihnya sehingga tidak lebih atau kurang dalam b...

Peristiwa Bersejarah Di Bulan Ramadhan

17 Ramadhan Tahun Pertama Kenabian Awal mula turunnya rangkaian wahyu dari langit kepada Rasulullah SAW. Hal itu terjadi pada malam hari di dalam Gua Hira yang terletak di atas Gunng An-Nur, beberapa kilometer dari kota Makkah. Sejak itu, Muhammad SAW resmi menjadi sang nabi akhir zaman dan firman Allah SWT terus turun mengiringi perjalanan dakwahnya hingga 23 tahun kemudian.Firman itu menjadi kitab suci terakhir bagi umat Islam dan manusia secara umum, karena tidak akan diturunkan lagi kitab suci sesudahnya. 17 Ramadhan 2 H / 13 Maret 623 M Kemenangan umat Islam dalam Perang Badar Raya. Peristiwa ini merupakan tonggak eksistensi bagi bagi dakwah Islam dan bukti kekuatan umatnya setelah lebih dari 13 tahun lamanya selalu ditindas oleh musyrikin Quraisy. Kemenangan ini selanjutnya menjadi dorongan tersendiri bagi kamu muslimin waktu itu untuk kemenangan-kemenangan berikutnya. Para prajuritnya mendapat kedudukan tersendiri dalam perjuangan dakwah. Dan memperoleh posisi khusus di h...

Persiapan Menuju Ramadhan 1432 H

Untuk mengukur kualitas iman kita sebenarnya mudah saja. Saat-saat menjelang R amadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk mengetahui kadar keimana kita. Hal ini bisa diketahui dari sejauh mana kita meng“HARAP” datangnya bulan ramadhan dengan segala persiapan ruhiyahnya. Itulah mengapa Rasulullah saw. Meminta kita untuk mengamalkan salah satu do’a jauh hari sebelum ramadhan itu datang. Yah tepatnya dua bulan sebelum datangnya R amadhan, yaitu pada awal memasuki bulan R ajab kita diminta untuk memanjatkan do’a : Allahumma bariklana fii R ajab wa S ya’ban wa ballighna ...

EMPAT PERSYARATAN MASUK SURGA

Dalam kehidupan akhirat yang kita yakini adanya, pasti kita ingin memperoleh kehidupan yang bahagia dengan masuk ke dalam surga. Karenanya kita selalu berdo’a agar memperoleh kebahagiaan di akhirat itu disamping kebahagiaan di dunia sekarang ini. Bahkan Nabi Ibrahim as juga berdo’a agar dimasukkan ke dalam surga, hal ini terdapat dalam firman Allah : "(Ibrahim berdo’a) : Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shaleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan" (QS Asy Syu’ara [26]:83-85) Kalau kita boleh mengumpamakan surga seperti sebuah negara yang akan kita kunjungi, maka untuk bisa masuk ke negara itu tentu ada persyaratan yang harus kita penuhi seperti paspor, visa, uang dll. Perbandingan ini tidaklah tepat betul, karena tidak akan ada penghuni surga yang menjadi pendatang gelap sebagaimana ban...