Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Amazing Family

Bagaimana Rasulullah SAW Memperlakukan Anak Tercintanya, Fatimah Az Zahra

Fathimah adalah belahan hati Nabi dan yang paling dicintai. “Fathimah adalah belahanku.” Hanya dari putri inilah keturunan beliau tersisa dan bersambung. Begitu dekat hubungan Nabi dengan Fathimah. Beliau curahkan cintanya murni untuk putri yang tinggal seorang itu, beliau sukai apa kesukaannya, beliau benci apa saja yang menyakitinya. Sekali waktu beliau bersabda, “Allah murka bila kau murka, dan ridha bila kau ridha.” Bila datang dari perjalanan, beliau langsung menemui Fathimah dan menciumnya. Atau masuk ke Masjid dulu, shalat dua rakaat, lalu pergi mengunjunginya dan baru setelah puas bersamanya, Nabi keluar untuk menemui istri-istrinya.

5 Cara Mempertahankan Cinta Agar Tetap Harmonis

Kebahagiaan adalah sesuatu yang diinginkan oleh banyak orang baik dalam hubungan keluarga maupun hubungan antar manusia lainnya. Salah satu unsur kebahagiaan adalah keharmonisan dalam hubungan dimana komunikasi masing-masing bisa berjalan baik dan kalau perlu tanpa konflik. Agar keharmonisan ini tercapai maka mesti ada cinta yang membingkai hubungan antar manusia. Kalau suami istri tidak saling mencinta apalah artinya sebuah keluarga, kalau diantara manusia tidak tumbuh rasa cinta apalah arti sebuah persahabatan.  Agar cinta ini menjadi kuat dan bertahan lama , maka berikut ini saya uraikan tips praktis bagaimana mempertahankan cinta agar tetap abadi sehingga tercipta keharmonisan dalam suatu hubungan .

Mencintaimu Adalah Keputusanku

Cinta......ia bukanlah kata yang sederhana dan bukan pula ungkapan basa-basi yang tiada arti. Cinta adalah kata kunci dari kesetiaan, keharmonisan, keakraban dan kebersamaan. Juga terkandung didalamnya semua fenomena keindahan dan kesejukan hidup yang menjadikan manusia hidup penuh gairah dalam kebahagiaan. Bahkan ada yang mengatakan bahwa cinta adalah kehidupan itu sendiri. Saya bukanlah pujangga cinta yang bisa meliuk-liuk dengan ungkapan penuh rajutan romantisme. Saya hanya berusaha menjadi manusia normal yang butuh cinta dan mencintai, maka saya hanya bisa mengatakan, “Jika keputusan sudah diambil untuk mencintai seseorang maka tidak ada jalan kembali. Jalani dan serahkan pada Zat yang Maha Hidup, Allah SWT.”

Tetaplah Optimis Meski Belum Memiliki Keturunan

Menjalani keluarga ketika belum memiliki keturunan bukanlah perkara mudah tapi juga tidak terlalu sulit kalau dijalani dengan syarat masing-masing pasangan bisa saling memahami dan memiliki optimisme yang sama. Kenapa saya bisa bilang seperti itu? Karena saya pernah mengalaminya selama delapan tahun menjalani keluarga tanpa hadirnya seorang anak . Alhamdulillah setelah itu Allah kasih anak yang lucu dan sehat insyaallah. Saya dulu pernah punya tetangga yang asyik-asyik saja sampai usia tua bahkan sampai meninggalnya tidak ada anak kandung di sisinya. Ada yang baik-baik saja menjalani hidupnya sampai akhirnya Allah hadirkan keturunan baginya, ada yang menunggu tiga tahun, ada yang delapan tahun, ada yang empat belas tahun dan bahkan ada dua puluhan tahun. Tapi memang ada yang tidak kuat dengan tekanan yang dialaminya.