Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Amazing Baby

Bagaimana Rasulullah SAW Memperlakukan Anak Tercintanya, Fatimah Az Zahra

Fathimah adalah belahan hati Nabi dan yang paling dicintai. “Fathimah adalah belahanku.” Hanya dari putri inilah keturunan beliau tersisa dan bersambung. Begitu dekat hubungan Nabi dengan Fathimah. Beliau curahkan cintanya murni untuk putri yang tinggal seorang itu, beliau sukai apa kesukaannya, beliau benci apa saja yang menyakitinya. Sekali waktu beliau bersabda, “Allah murka bila kau murka, dan ridha bila kau ridha.” Bila datang dari perjalanan, beliau langsung menemui Fathimah dan menciumnya. Atau masuk ke Masjid dulu, shalat dua rakaat, lalu pergi mengunjunginya dan baru setelah puas bersamanya, Nabi keluar untuk menemui istri-istrinya.

Tetaplah Optimis Meski Belum Memiliki Keturunan

Menjalani keluarga ketika belum memiliki keturunan bukanlah perkara mudah tapi juga tidak terlalu sulit kalau dijalani dengan syarat masing-masing pasangan bisa saling memahami dan memiliki optimisme yang sama. Kenapa saya bisa bilang seperti itu? Karena saya pernah mengalaminya selama delapan tahun menjalani keluarga tanpa hadirnya seorang anak . Alhamdulillah setelah itu Allah kasih anak yang lucu dan sehat insyaallah. Saya dulu pernah punya tetangga yang asyik-asyik saja sampai usia tua bahkan sampai meninggalnya tidak ada anak kandung di sisinya. Ada yang baik-baik saja menjalani hidupnya sampai akhirnya Allah hadirkan keturunan baginya, ada yang menunggu tiga tahun, ada yang delapan tahun, ada yang empat belas tahun dan bahkan ada dua puluhan tahun. Tapi memang ada yang tidak kuat dengan tekanan yang dialaminya. 

Manfaat Pelukan Bagi Anak-Anak Kita

Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid RA, dia berkata, "Rasulullah SAW. Menggendongku dan mendudukkanku di atas pahanya, lalu mendudukkan Hasan di pahanya yang lain. Kemudian beliau MEMELUK kami berdua, lalu bersabda, "Ya Allah, sayangilah keduanya karena aku pun menyaya nginya." (H.R. Bukhari) Sudah berapa kali anda memeluk anak-anak anda hari ini? Kalau belum maka segeralah pulang dan peluklah anak-anak kita dengan pelukan kasih sayang dan bisikkan, “Ayah sayang padamu” ditambah dengan do’a-do’a yang memberikan efek positif pada anak seperti do’a Rasulullah SAW pada cucunya, “Ya Allah, sayangilah anakku ini karena aku pun menyaya nginya”. Terasa beban pekerjaan yang menggunung hilang seketika berganti dengan curahan kebahagiaan yang tiada tara.

Tips Memulai & Mengajarkan “Toilet Training” Untuk Balita

Saya seringkali melihat para orang tua memperlakukan anak-anak mereka buang air kecil dan buang air besar di tempat terbuka alias di tempat yang tidak semestinya. Terus terang saya miris melihatnya bagaimana mungkin untuk urusan bersuci (thaharah) dan membuka aurat di tempat terbuka dipandang sebelah mata. Bisa jadi memang ketidaktahuan tapi bisa juga karena ingin ambil mudahnya saja. Saya jadi teringat akan sebuh hadist yang menyampaikan bahwa gara-gara urusan buang air kecil saja bisa menyebabkan orang tersebut terkena siksa kubur. Ibnu Abbas r.a. berkata : Nabi SAW. berjalan melalui dua kubur, lalu beliau bersabda : “Sesungguhnya kedua orang dalam kubur ini sedang disiksa, dan keduanya tidak disiksa karena suatu dosa yang besar. Adapun yang satu maka tidak menyelesaikan (tuntas) jika kencing. Sedang yang kedua, dia biasa mengadu domba (namimah)”. Kemudian Nabi SAW. mengambil dahan pohon yang masih basah dan membelah dua lalu menancapkan pada tiap kubur satu potongan dahan itu...