Suatu saat, Rasulullah SAW bertemu dengan penduduk Thâ’if. Beliau langsung menawarkan agama Islam kepada mereka, tapi ajakan tulus itu ditolak mentah-mentah. “Apakah Allah tidak menemukan orang lain selain dirimu?” kata salah satu di antara mereka. Rasulullah SAW tak memaksa mereka. “Jika kalian menolak memberikan perlindungan dan masuk Islam janganlah kalian mengabarkan kepada Quraisy bahwa aku datang untuk minta pertolongan.” Di luar dugaan, permintaan itu juga ditolak penduduk Thâ’if. Akhirnya, Nabi SAW mengajukan permohonan terakhir. “Jika kalian menolak, biarkan aku pergi,” ujar Nabi saw dengan lembut. “Demi Allah, engkau tidak akan bisa keluar sampai engkau dilempari dengan batu. Agar engkau tidak akan pernah kembali lagi ke sini, selamanya,” teriak mereka. Dengan cepat, penduduk Thâ’if membentuk dua barisan. Sejurus kemudian, mereka membungkukkan badan untuk mengambil batu. Tangan mereka kini telah penuh dengan bat...
My Dream | My Life | My Experience